9 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mendaki Gunung Andong di Magelang

Gunung Andong yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memang tak setinggi gunung-gunung lain di sekitarnya.

Semisal Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro.

Meski ketinggiannya hanya 1.726 mdpl, namun Gunung Andong emenawarkan sensasi tersendiri yang akan dirasakan para pendaki.

Bagaimana tidak, gunung ini memiliki pemandangan puncak gunung yang tak kalah dengan gunung lainnya.

Bagi traveler yang berencana mendaki Gunung Andong dalam waktu dekat, TribunTravel akan menginformasikan beberapa hal yang wajib traveler ketahui berikut ini.

Pemutar video dari: YouTube (Kebijakan Privasi)

1. Ramah untuk pendaki pemula

Jalur pendakian Gunung Andong via Dusun Sawit, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Dengan ketinggian yang tak lebih dari 2.000 mdpl, Gunung Andong cocok bagi mereka yang baru pertama kali mendaki.

Beberapa jalur pendakian Gunung Andong pun tergolong landai.

Meski begitu, ada jalur pendakian yang cukup menguras tenaga.

2. Waktu tempuh

Gerbang Gunung Andong via basecamp Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu (18/3/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Seperti yang diinformasikan sebelumnya, Gunung Andong memiliki ketinggian mencapai 1.726 mdpl.

Untuk mendaki dan berhasil sampai di puncak Gunung Andong dibutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam.

3. Basecamp

Suasana basecamp pendakian Gunung Andong via Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu (18/3/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Terdapat enam basecamp sebagai titik mula pendakian Gunung Andong: Dusun Sawit, Dusun Pendem, Dusun Gugik, dan Dusun Temu di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.

Serta dua lainnya di Dusun Kudusan dan Dusun Sekararum Kembangan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Namun, dari enam basecamp tersebut, basecamp Taruna Jaya Giri via Dusun Sawit lebih populer.

4. Jalur pendakian

Pendaki beristirahat di jalur pendakian Gunung Andong via Dusun Sawit yang berupa anak tangga berbatu, Kamis (2/7/2015). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Dari pengalaman TribunTravel, jalur pendakian Gunung Andong terbilang cukup landai, terlebih bila mendaki via Dusun Sawit.

Dari gerbang pintu pendakian, terdapat jalur berupa anak tangga yang dibuat dari bebatuan.

Begitu masuk ke kawasan hutan pinus, jalur berganti menjadi jalan setapak dan mulai menanjak.

5. Memiliki empat puncak

Suasana puncak Gunung Andong dengan beberapa tenda milik pendaki, Kamis (2/7/2015). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Bila gunung lain memiliki satu atau dua puncak, lain halnya dengan Gunung Andong yang memiliki empat puncak sekaligus.

Keempat puncak itu adalah Puncak Makam, Jiwa, Andong, dan Alap-alap.

Puncak paling tertinggi adalah Puncak Andong, sedangkan Puncak Jiwa biasanya menjadi camping ground alias tempat ngecamp.

Biasanya, pendaki juga akan mengunjungi Puncak Alap-alap untuk berfoto.

6. Terdapat makam di puncak

Makam Kiai Abdul Faqih atau yang dikenal dengan Ki Joko Pekik, tokoh yang dihormati masyarakat setempat di Puncak Makam. (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Jika mendaki dari Dusun Sawit, Puncak Makam adalah puncak pertama yang akan dicapai.

Disebut Puncak Makam sebab di kawasan itu terdapat makam Kiai Abdul Faqih atau yang dikenal dengan Ki Joko Pekik, tokoh yang dihormati masyarakat setempat.

7. Pemandangan ala 360 derajat

Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari puncak Gunung Andong via basecamp Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu (18/3/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Sebutan gunung bintang lima di Jawa rasanya cukup pas disematkan pada Gunung Andong.

Pasalnya, Gunung Andong memiliki banyak bonus yang memanjakan semua indra.

Di antaranya pemandangan ala 360 derajat.

Di puncak, pendaki dapat melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, Prau, Ungaran, Telomoyo, serta puncak Gunung Andong lainnya, hanya dengan memutar badan.

Termasuk deretan perbukitan yang membentang di sana panorama Magelang serta daerah lain.

8. Terdapat warung di puncak

Pendaki mendirikan tenda di dekat warung di puncak Gunung Andong, Kamis (2/7/2015). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Malas memasak atau tak membawa banyak logistik?

Tenang, di puncak Gunung Andong terdapat warung milik warga setempat yang akan memenuhi kebutuhan pangan.

Warung ini menjajakan beragam makanan dan minuman, tentu dengan harga yang sepadan dengan usaha para penjual mendaki.

9. Bisa internetan di puncak

Pemandangan dari atas puncak Gunung Andong. (Tribun Jateng/Maulana Ramadhan)

Naik gunung masih bisa internetan? Ya cuma di Gunung Andong.

Tak cuma di puncaknya, bahkan selama berada di jalur pendakian pun tetap bisa mengakses internet.

Leave a Comment